Opini: Kenapa Yamaha X Ride 125 Kurang Laku

Selamat siang sobat.. Gimana kabarnya? Siapa yang tak kenal yamaha X Ride, semua orang pasti mengenalnya, dari kids jaman old sampai kids jaman now pasti familiar dengan jenis metik yang satu ini.. Metik dual purpose ini begitu di gandrungi karena beda dari yang lain dan menawarkan kenyamanan serta kehandalan yang lebih dari metik kecil yamaha lainnya, terutama yang suka blusukan tapi pengen motor yang praktis, tinggal gasrem doang.. Haha.. Sebelum negara api menyerang, eh sebelum kedatangan sang rival, Yamaha X Ride 115 (lawas) yang masih pakai YMjet-fi ini begitu moncer penjualannya.. Sudah sekian tahun lamanya yamaha X Ride ini tidak disentuh sama sekali, namun di tahun 2017 kemaren akhirnya mendapatkan mayor facelift.. Menurut kang wahid sih perubahannya cukup radikal ya sob, karena terlihat seperti tidak ada jejak X Ride lawas sama sekali di bodi barunya ini, imho.. X Ride 125, yups itulah namanya, yang baru ini sudah memakai teknologi bluecore ya sob, dan menanggalkan ymjet-fi, persis seperti sodara sodaranya yang lain. Gen terbaru ini tentunya mengalami perubahan yang membuatnya lebih ganteng lagi, bertenaga dan tentunya makin irit.. Apa saja sih yang berubah? Yuk disimak:

  • mesin mengusung kubikasi sebesar 125cc, dimana pendahulunya cuma 115cc. Mesin barunya ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 9,52ps / 8.000rpm serta torsi sebesar 9,6Nm / 5.500rpm. Sehingga performanya meningkat dari yang lawas, semakin powerfull dan irit tentunya.. Adapun berat bodinya cuma 98kg, tentunya cukup enteng bagi rider pria maupun wanita, selain itu bisa dengan mudah bermanuver dalam kemacetan.. Mesin 125cc nya ini common part dengan motor metik kecil yamaha lainnya ya sob, seperti Fino 125, Soul GT 125, Mio Z dan Mio M3 sehingga tidak perlu khawatir tentang ketersediaan part..
  • Ban yang dipakai sudah tubeless, untuk ban depan berukuran 80/80-14 dan ban belakang berukuran 100/70-14, menjadikannya memiliki handling yang cukup baik..
  • LED lamp, untuk pencahayaan utamanya memakai lampu LED dan tidak lagi memakai bohlam seperti gen sebelumnya, biar lebih kekinian, lebih minim perawatan dan pencahayaannya lebih terang..
  • adanya lampu hazzard yang bisa dipakai ketika keadaan darurat, bukan untuk gaya-gayaan di jalan ya sob..
  • desain muka dan bodi baru serta warna motor yang atraktif..
  • shockbreaker model tabung yang lebih keren, lebih nyaman dan lebih empuk tentunya.

Namun, dengan segala kelebihan tersebut, kok jarang sekali terlihat ya dijalanan yang biasa kang wahid lewati maupun di tempat parkiran.. Berbeda sekali dengan rivalnya, honda beat street, yang cukup mudah ditemui.. Mungkinkah kurang laku? Apa penyebabnya.. Berikut opini ngawur kang wahid.. Hehe

  1. Desain kurang bisa diterima. Salah satu faktor orang tertarik untuk membeli motor adalah melihat dari desainnya dulu sob.., kalau terlihat cakep, ganteng, keren, walaupun performa mesinnya bukan yang paling unggul biasanya orang akan tertarik untuk membelinya.. Nah mungkin saja desain X Ride terbaru ini kurang masuk di selera orang kebanyakan, bukannya kurang bagus ya sob tapi calon konsumen mungkin menginginkan yang lebih dari itu..
  2. Publikasi yang kurang. Nah bisa jadi ini salah satu faktornya juga, media iklan sekarang cukup banyak jadi bisa mengenalkan produk kita lebih massive lagi. Mungkin kurangnya promosi, event event yang berkaitan dengan X Ride dan iklan di media sosial serta elektronik.. Beat Street bisa muncul di salah satu sinetron, kenapa X Ride tidak?
  3. Ekspektasi calon konsumen yang berlebih. Dulu X Ride 115 begitu moncer karena desainnya yang keren, powerfull, gampang dimodif dan bisa digunakan di jalan raya maupun di medan trabas biasa dan ekstrim, bagi yang doyan blusukan.. Tak pelak klub-klub maupun komunitasnya bermunculan diberbagai daerah.. Ketika ada rumor akan di facelift, khalayak umum tentunya menginginkan X Ride terbaru nantinya memiliki performa yang lebih baik lagi.. Tapi setelah muncul ke permukaan, ternyata apa yang diharapkan tersebut tidak menjadi kenyataan.. Mungkin saja..
  4. Harga terlalu tinggi. Ada saja karakter konsumen yang masih mempertimbangkan faktor harga dalam meminang sebuah motor. Mungkin mereka berfikiran harganya terlalu tinggi, sedangkan value for money-nya kurang masuk.. Tinggal nambah dikit bisa dapat motor yang lebih bagus, atau melirik merk tetangga yang berada di range harga tersebut yang menawarkan sesuatu yg lebih walaupun beda kelas.
  5. Desain Velg model lawas. Dari kapan tahu desain velg metik yamaha kok ya gitu gitu terus, ga berubah berubah. Mungkin pada bosan kali melihatnya jadi pada mengurungkan niatnya untuk membeli.. Seandainya dibekali model velg baru, mungkin saja peruntungannya akan berbeda.. Bisa jadi loh sob hanya gara-gara desain velg yang keren, orang jadi tertarik beli motor.. Hehe.

Gimana di daerah sobat, apakah X Ride 125 sudah banyak berseliweran di jalan? Nah sobat, kira-kira itulah opini ngawur kang wahid tentang X Ride 125 ini.. Mungkin ada opini lain dari sobat, silahkan ditambahkan di kolom komentar ya. Terimakasih

Advertisements

2 thoughts on “Opini: Kenapa Yamaha X Ride 125 Kurang Laku”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s